Anggota Dewan Gerak Cepat Respon Keluhan Masyarakat

584

Anggota Dewan Gerak Cepat Respon Keluhan Masyarakat

Makassar-makassarpena.co.id. Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai salah satu perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) seharusnya memberi manfaat kepada lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Bukan sebaliknya justru menyusahkan masyarakat.

Hal tersebut dilontarkan Ahmad Tamsil, anggota LPM Kelurahan Kassi-Kassi ketika mengungkapkan kekesalannya atas seringnya terjadi kemacetan lalu lintas seputaran Jalan Hertasning dan Jalan Tamalate IV akibat parkiran kendaraan roda dua dan empat milik karyawan dan nasabah BTN.

Menurutnya selain perintah Undang – Undang yang mengharuskan setiap perusahaan dapat menjalankan TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan lingkungan), juga sudah merupakan komitmen setiap perusahaan BUMN terhadap pembangunan yang seharusnya memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan sebagai bagian dari pendekatan bisnis perusahaan.

Tapi apa yang terjadi selama ini, tambah Ahmad Tamsil, boleh dikata perusahaan tersebut tidak pernah membantu warga sekitarnya terkait TJSL sesuai perintah Undang-Undang.

“Justru mengganggu ketenangan warga akibat badan jalan Tamalate IV dijadikan lokasi perparkiran sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas kendaraan,” tegas Ahmad Tamsil.

Karena itu, para anggota DPRD Kota Makassar dari Komisi C bergerak cepat langsung turun ke TKP (Tempat Lokasi Perkara). Ketua Komisi C, H Sangkala Saddiko menyampaikan dengan tegas kepada pihak BTN  Cabang Panakukan bahwa untuk menemukan solusi terbaik, maka harus membangun lokasi parkir tersendiri supaya tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir.

Bahkan Fasruddin Rusli anggota Komisi C juga menegaskan, pihaknya hanya sekali turun ke TKP jika kurang ditanggapi maka kami melangkah ke tahap berikutnya yaitu RDP (Rapat Dengar Pendapat).

“Dalam RDP, kewenangan kami lebih besar lagi,” kata Fasruddin Rusli kepada pihak BTN Cabang Panakukang.

Sementara itu, Kepala BTN Cabang Panakukang, Abd. Ahmad mengatakan pihaknya akan mencarikan solusi sesuai saran para anggota dewan dari komisi C tersebut.

“Kami akan mengajukan masalah ini ke kantor pusat supaya bisa membangun lokasi parkir,” ungkap Abd. Ahmad usai pertemuan dengan anggota DPRD Kota Makassar, Senin/6/6/2022. (db)