Dipertanyakan Distribusi Minyak Goreng di Pasar Lakessi

201

Dipertanyakan Distribusi Minyak Goreng di Pasar Lakessi

Parepare, Makassarpena.co.id. Sebanyak 19.460 Kilogram minyak goreng curah disalurkan distributor ke sejumlah pedagang pengecer, Rabu malam, (13/04) untuk memenuhi kebutuhan warga Parepare.

Rencananya, hari ini, Kamis (14/04), sebanyak 11 ton minyak goreng curah akan didistribusikan di pasar Lakessi. Namun sebahagian besar pengecer yang telah mendapat pasokan dari distributor, tidak melakukan penjualan.

Akibat ulah pengecer yang tidak mendistribusikan minyak goreng, mengakibatkan warga kesulitan mendapatkan minyak goreng. Kelangkaan ini memicu harga minyak goreng curah tembus Rp. 20.000 per liter, padahal harga subsidi hanya Rp. 14.000 per liter.

Sementara beberapa pengecer minyak goreng yang telah mendapat pasokan minyak goreng curah, tidak berada di tempat bahkan ada diantaranya menutup kios dan tidak tampak ada drum minyak.

Andi Sompa, salah seorang warga yang ditemui di pasar Lakessi mengaku, telah melakukan pembayaran dari kemarin dan dijanjikan hari ini minyak goreng . “Ini kupon sy untuk menebus minyak 5 liter, hari ini janjinya tapi kiosnya tutup,” ujarnya.

Menurut Sompa, sengaja memesan dan membayar terlebih dulu ke pengecer sebelum minyak tiba. Karena kalau membeli langsung saat minyak sudah datang, selain harus mengantri harganya juga tinggi. ” Tujuh belas ribu per liter kalau beli langsung tanpa di order sebelumnya,” katanya.

Pengecer minyak goreng pasar Lakessi yang telah mendapat pasokan dari distributor yakni, Andi Heriyani 1800 kilogram, Toko Widya, 1800 Kg, ini Toko Ria 1980 kg, Kadir 1440 Kg, Mannang 720 Kg Hadrah 900 kg, Sudirman 540 Kg, Gaffar 900 Kg, Hadrianie 540 kg, Hendri 540 kg
Hanya toko Andi Heriyani dan H Mannang yang kelihatan melakukan penjual minyak goreng curah pagi tadi. Sementara pedagang yang lain sampai sore hari ini belum ada aktifitas melayani penjualan minyak goreng subsidi ke konsumen. ( Dulkin )