Antisipasi Gelombang Tinggi, BPBD Majene Imbau Nelayan Tidak Melaut

168

Antisipasi Gelombang Tinggi, BPBD Majene Imbau Nelayan Tidak Melaut

Majene-makassarpena.co.id.Dengan melihat kondisi wilayah Kabupaten Majene dengan resiko bencana tertinggi di Indonesia. BPBD Kabupaten Majene menghimbau kepada nelayan untuk tidak melaut sementara waktu sampai bulan Februari mendatang.

Hal itu disampaikan Drs.H.Ilhamsyah Dj, M.Si, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Senin,27 Desember 2021.

“Untuk sementara waktu, mengantisipasi gelombang tinggi, saya menghimbau kepada nelayan untuk tidak melaut dulu sampai bulan Februari mendatang,”ujarnya.

Ilhamsyah menambahkan, bahwa berdasarkan BMKG Kabupaten Majene yang dirilis bebera hari terakhir bahwa angin kencang yang disertai hujan dan petir juga dapat timbulnya gelombang tinggi dan itu dapat membahayakan para nelayan.

“Kami juga sudah menyurati Lurah dan Kepala Desa agar menyampaikan kewarga lewat masjid dan para Kepala Lingkungan tentang bahaya bencana yang dirilis oleh BMKG Kabupaten Majene,” tutup Ilhamsyah.

Kabupaten Majene berada dalam 10 besar daerah dengan resiko bencana tertinggi di Indonesia. Dikutib dari Okezone.com yang dirilis sabtu,6 Juli 2021.

Dari pantauan media ini sepanjang pesisir pantai Kabupaten Majene mulai dari Kecamatan Banggae Sampai di Kecamatan Malunda terdapat kerusakan tanggul dan abrasi pantai yang diakibatkan angin kencang dan ombak yang menghantam sepanjang pesisir pantai Kabupaten Majene.(awal)