Pedagang Luar Gedung Pasar Rakyat Ditertibkan  

72

Pedagang Luar Gedung Pasar Rakyat Ditertibkan

Parepare-makassarpena.co.id. Menindak lanjuti rapat dengan Sekretatris Daerah Kota Parepare  bersama Dinas Perindagkop, Jumat kemarin, kepala pasar Lakessi H. Hamzah Tahir, SH melakukan rapat pemantapan bersama security siang tadi, Minggu (28/11) dengan agenda penertiban pedagang.

“Sesuai janji saya kepada Pak Sekda didepan rapat kemarin bahwa, saya beserta pengelolah pasar Lakessi akan melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di depan pasar. Dalam waktu 7 hari ke depan, tidak ada lagi aktifitas jual beli di depan pasar,” kata Hamzah.

Untuk mengoptimalkan penertiban pedagang, mulai, Senin Pagi (29/12) akan menerjunkan 15 tenaga keamanan beserta sukarela untuk membantu penertiban dan evakuasi barang pedagang masuk ke lods TP 1 Pasar Rakyat Lakessi.

“Sosialisasi rencana pengosongan depan pasar rakyat Lakessi dan areal parkit dari aktifitas jual beli sudah dilakukan ke pedagang selama 2 hari, proses eksekusinya Insya Allah akan dilaksanakan besok pagi,” jelas Hamzah.

Ditambahkan, semua security beserta staf pengelolah pasar Lakessi diwajibkan hadir di pasar setelah shalat subuh. Bagi mereka yang lalai atau tidak hadir melakukan penertiban, maka akan di evaluasi sampai pada tingkat pemberhentian sebagai security atau staf pengelola.

Sementara untuk para pedagang grosir sayuran dan ikan yang diberi waktu sampai pada pukul 08.00 untuk melayani pengecer dan lewat dari jam tersebut tidak ada lagi mobil angkutan barang di halaman parkir. “Apabila tidak mematuhi batas waktu yang kami tetapkan itu, maka tidak akan di perekenankan lagi memasuk areal pasar Lakessi.” tegas Hamzah.

Lebih jauh dikatakan kepala pasar Lakessi, pihak atau oknum supaya obyektif dan ditunjang data akurat dalam menyampaikan ke publik tentang kondisi pasar Lakessi.

“Kami tidak menyalahkan ketika ada yang mencela kinerja kami sepanjang itu obyektif dan memiliki data akurat. Jika memang tidak tendensius, maka setidaknya menyampaikan atau mengklarifikasi apabila ada temuan supaya bisa kami benahi,” ujar Hamzah. ( Dulkin )