Hipnotis IRT, Pasutri Ditangkap Polisi

414

Hipnotis IRT, Pasutri Ditangkap Polisi

Pinran-makassarpena.co.id. Pasangan suami istri  ( AM ) dan ( RM ) diperiksa penyidik Unit Resum Polres Pinrang. Pasutri itu diduga kuat anggota komplotan pelaku penipuan dengan modus hipnotis. Kejadian ini bermula saat korban menunggu angkutan umum hendak ke Polman Sulawesi Barat.

Korban HM mengatakan, saat menunggu angkutan umum, mobil pelaku menghampiri dan menawarkan jasa angkutan ke Polman.  Tanpa curiga saya pun naik, kata dia di Polres Senin 6 September 2021

Dalam perjalanan kata dia, komplotan ini, berpura pura tidak saling kenal satu dengan yang lain. Salah seorang diantaranya, menawarkan untuk menggandakan uang, temannya yang ada di samping saya, langsung setuju dan mengajak saya.

Setelah itu, uang saya dimasukan ke dalam sebuah tas, sedang rekannya yang lain meraih tangan saya untuk di ramal. Saat dia meludahi tanganku,  saya sudah tidak ingat apa-apa.

Akibat perbuatan para pelaku, korban mengalami kerugian Rp5,5 juta dan sebuah handphone.

Kanit Resum Polres Pinrang Iptu Sukri mengatakan, kawanan ini berjumlah empat orang, dua diantaranya masih dalam pengejaran. Sedang pelaku yang diamankan saat ini adalah pasangan suami istri.

Modus yang digunakan pelaku, dengan merental minibus kemudian menyusuri jalan trans Sulawesi sambil mencari korban. Setelah mendapatkan korban para pelaku kemudian menjalankan aksinya.

Menurut pengakuan tersangka, korban diturunkan di tengah jalan, sedang para pelaku kembali ke kota Pinrang.

Tersangka AM mengatakan, modus penggandaan uang itu menggunakan mustika dengan cara memasukan uang korban ke dalam sebuah tas yang telah disiapkan. Setelah itu tas ditukar  dan tas itu berisi kertas.

Dari hasil memperdaya korban HM, dia dan istrinya mendapatkan jatah Rp 1juta dan uang itu digunakan untuk membayar kos.

Akibat perbuatannya, pasutri ini dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun kurungan. (ys)