Jubir Presiden RI Janji Bisik Presiden Atas Permintaan Bupati MYL  

64

Jubir Presiden RI Janji Bisik Presiden Atas Permintaan Bupati MYL

Pangkep-makassarpena.co.id.  Orang yang pertama kali memperkenalkan Joko Widodo sebagai Walikota terbaik dunia yang bertindak sebagai moderator dialog interaktif pada Jambore Nasional Forum Warga saat itu, di Asrama Haji Sudiang Makassar, Sulawesi Selatan tahun 2008, Mohammad Fajrul Rahman yang kini menjadi juru bicara staf khusus Presiden RI Bidang Komunikasi  kunjungi Pangkep, pada Rabu 1 September 2021.

Kedatangannya ini merupakan momen bersejarah di daerah ini sebab beliau ketika itu (di Jambore Nasional Forum Warga) jadi moderator di mana Pangkep bisa berbangga sebab waktu itu dialog dengan menampilkan nara sumber Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Walikota Solo Joko Widodo, dan Bupati Pangkep Syafruddin Nur (Alm).

Kunjungan jubir presiden RI, Bidang Komunikasi Muhammad Fajrul Rahman, kali ini merupakan kunjungan ke salah satu Kabupaten dalam lawatannya mengunjungi Provinsi Sulawesi Selatan.

Kunjungannya disambut Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Muhammad Yusran Lalogau bersama Wakil Bupati Syahban Sammana yang dihadiri juga Forkopimda, seperti Ketua DPRD Haris Gani, Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene, Kapolres, Kajari, Dandim 1421, serta sejumlah perangkat pimpinan daerah lainnya.

Bupati Pangkep HM Yusran Lalogau memaparkan potensi sumber daya alam daerah ini, termasuk sektor penggerak ekonomi masyarakat, baik yang ada di kepulauan maupun daratan. Pangkep, kata dia, termasuk daerah yang memiliki kepulauan dengan berbagai potensi. Tetapi, dengan keterbatasan jaringan informasi, sejumlah sumber daya itu masih menjadi hambatan.

“Kami berharap kehadiran Jubir Presiden Fadjroel di Pangkep dapat menyampaikan ke Presiden untuk memperhatikan pembangunan dan kebutuhan yang ada di Kabupaten Pangkep,” pinta Yusran Lalogau dalam sambutan di rumah jabatan Bupati.

Dalam kunjungannya ini Fadjroel Rachman berjanji akan membisik Presiden Joko Widodo terkait dengan permintaan Bupati Pangkep mengenai perhatian sarana dan prasarana komunikasi di wilayah kepulauan.

Penegasan itu disampaikan Fadjroel dan juga mengaku kagum dengan sumber daya alam Kabupaten Pangkep yang berbasis pada tiga wilayah, baik kepulauan, daratan, maupun pegunungan.

“Ini luar biasa, karena basis tiga wilayah. Saya yakin, ekonomi Pangkep tumbuh dan tidak berpengaruh terhadap pandemi Covid-19. Ini juga terjadi secara umum di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, misi yang dilakukan ke sejumlah daerah di Sulsel selama sepekan terakhir ini, salah satunya terkait penekanan pentingnya percepatan program vaksinasi, khususnya di daerah Sulawesi Selatan. Dia yakin, dengan progress vaksinasi yang lebih cepat maka perekonomian masyarakat akan semakin meningkat.

“Intinya Pemerintah Pusat sangat konsen terhadap penanggulangan Covid-19, dengan harapan kehidupan perekonomian bisa lebih baik,” jelas Fadjroel.

Karena itu, Fadjroel terus mengkampanyekan kepada masyarakat untuk tidak menjadi fobia terhadap jarum suntik.

“Vaksinasi yang tinggi di suatu wilayah akan membentuk kekebalan kelompok,” tambahnya.

Selain itu, Fadjroel juga berharap sektor UMKM bisa menjadi dinamisator agar perekonomian Indonesia bisa bangkit kembali. Apalagi 99 persen kekuatan ekonomi ada di sektor ini.

Kata Fadjroel, pandemi di Sulsel bisa saja memperlambat kegiatan, tetapi tidak pernah Covid-19 ini menghentikan cita-cita daerah ini untuk lebih maju dan mengejar visi Indonesia Emas 2045. (Hamza)