Bentuk Herd Imunity, SMKN 5 Pinrang Vaksin 218 Siswa

231

Bentuk Herd Imunity, SMKN 5 Pinrang Vaksin 218 Siswa

Pinrang-makassarpena.co.id. Ratusan pelajar SMK Negeri 5 Pinrang mendapatkan vaksinasi Covid-19 di sekolahnya. Vaksinasi pelajar itu, bertujuan untuk membentuk herd imunity  (kekebalan kelompok) di internal sekolah, saat pembelajaran tatap muka dimulai.

Kepala SMK Negeri 5 Pinrang, Munir Amir mengatakan, secara keseluruhan pelajar SMK Negeri 5 akan divaksin untuk membentuk kekebalan kelompok di sekolah.

” Untuk saat ini berkisar 218 pelajar yang akan divaksin, ” kata dia, Senin 30 Agustus 2021.

Jumlah pelajar yang di vaksin sesuai dengan jumlah ketersediaan dosis vaksin tahap pertama yang ada di Puskesmas Bungi. Selebihnya, akan di vaksin pada tahap berikutnya.

Program vaksinasi pelajar di Sulawesi Selatan yang dikemas dalam program kebut vaksinasi Sulsel bagi pelajar SMK/SMA merupakan program Gubernur Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pinrang. Pelaksanaan vaksin pelajar di SMK Negeri 5 , merupakan yang pertama di Kecamatan Duampanua.

Pelaksanaan baksinasi pelajar di SMK Negeri 5 dilakukan oleh Puskesmas Bungi, selain melakukan vaksin, tenaga kesehatan dari Puskesmas itu, juga melakukan sosialisasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan pasca vaksinasi.

Kepala Puskesmas Bungi Dokter Ni Nyoman Sigiati mengatakan protokol kesehatan ketat tetap dibutuhkan, setelah mendapatkan vaksinasi, sebab tidak menutup kemungkinan seseorang yang sudah di vaksin masih dapat terpapar Covid-19.

” Vaksin hanya membentuk kekebalan tubuh, sehingga jika virus terus menerus menyerang, maka kekebalan tubuh bisa saja terpengaruh. Makanya masih sangat dibutuhkan prokes yang ketat,” jelasnya.

Selain itu tambah dia, pihaknya juga menyampaikan, pentingnya vaksinasi dosis kedua untuk semua kalangan yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama, untuk menyempurnakan kekebalan tubuh. Jangan hanya karena membutuhkan kartu vaksin, untuk keperluan lain, sehingga mau divaksin.

Vaksinasi dosis pertama dan kedua sangat dibutuhkan, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. (ys)