Launching Merdeka Ekspor Oleh Presiden RI Joko Widodo

176

Launching Merdeka Ekspor Oleh Presiden RI Joko Widodo

Pinrang-makassarpena.co.id. Bupati Pinrang Irwan Hamid bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang Ir. Budaya serta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura A.Tjalo Kerrang menghadiri Launching Merdeka Ekspor oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara virtual, Sabtu (14/8/2021).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Pertanian dimana pada kesempatan ini, Pemerintah Republik Indonesia melakukan ekspor hasil produksi pertanian dari 15 Pelabuhan dan bandar udara di seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya mengungkapkan, sesuai arahan Presiden Jokowi, pertanian diharapkan mampu terus berkembang di masa pandemi, karena pertanian adalah tulang punggung penguatan ekonomi nasional di tengah hantaman pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Syahrul mengungkapkan, sesuai arahan Lresiden Jokowi, semua sektor harus mendorong investasi dan ekspor sebagai salah satu faktor kunci pemulihan ekonomi nasional.

Olehnya itu, sektor pertanian juga turut serta untuk melakukan hal ini disamping untuk pemulihan ekonomi, juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup para pelaku pertanian.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyambut baik hal ini, dirinya berpesan agar ke depannya setiap Kabupaten/Kota di Indonesia mampu menggali setiap potensi pertanian sehingga bisa menghasilkan produksi yang dapat di ekspor ke negara lain.

Namun demikian, Presiden Jokowi berpesan agar cadangan pangan nasional turut diperhatikan, meskipun ekpor tetap menjadi tujuan selanjutnya.

“Saya berharap pemenuhan pangan dalam negeri diperhatikan, jika ada surplus atau sisa, silahkan diekspor ” ungkap Presiden Jokowi.

Sementara itu, Bupati Pinrang Irwan Hamid mengungkapkan untuk Kabupaten Pinrang sendiri, saat ini tengah berupaya untuk meningkatkan ekspor produk – produk lokal Kabupaten Pinrang.

Kabupaten Pinrang beberapa waktu lalu telah melepas ekspor produk pertanian berupa kemiri dan ke depannya diharapkan mampu menambah kuantitas ekspor komoditi ini. (ys)