Pinrang Turut Berpartisifasi Pada Pameran Kinerja Penurunan Stunting

162

Pinrang Turut Berpartisifasi Pada Pameran Kinerja Penurunan Stunting

Pinrang-makassarpena.co.id.Pemerintah Kabupaten Pinrang kembali menunjukkan keseriusan dalam mengeleminasi stunting dari Bumi Lasinrang, hal ini ditunjukkan melalui pameran kinerja penurunan Stunting yang diikuti Kabupaten Pinrang bersama 11 Kabupaten / Kota di Sulawesi Selatan, Rabu (14/7/2021) di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang drg Dyah Puspita Dewi, M.Kes yang ditemui disela-sela kegiatan mengungkapkan, selain melalui kerja keras, Pemerintah Kabupaten Pinrang mengakselerasi penanganan Stunting melalui beberapa inovasi. Dan inovasi ini merupakan gabungan dari berbagai program dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah terkait untuk bersama mengatasi persoalan Stunting.

Lebih lanjut Dewi sapaan akrabnya mengungkapkan, pameran ini merupakan salah satu penilaian yang dinilai mulai hari Selasa kemarin 13/7/2021.

Penilaian ini meliputi hasil kerja aksi 1 – 8 dalam penanganan Stunting dimana, aksi 1 – 4 sudah dinilai pada tahun 2020 lalu dan aksi 5 – 8 dinilai pada tahun ini.

“Tahun lalu kami juara pertama pameran penanganan Stunting, mudah-mudahan tahun ini prestasi ini dapat dipertahankan,” ungkap Dewi.

Penilaian ini dilakukan oleh beberapa panelis dari Kementerian dan lembaga terkait, selain itu, aksi – aksi ini diharapkan dapat bermuara pada tingkat penurunan kasus Stunting di Kabupaten Pinrang.

“Bapak Bupati tadi berkenan untuk hadir meninjau dan memberikan semangat kepada kami, ini menjadi salah satu semangat tersendiri bagi kami,” tutup Dewi.

Beberapa waktu lalu, Bupati Pinrang Irwan Hamid berkesempatan untuk meluncurkan Inovasi Kolase Pro Insting yang merupakan akronim dari Konvergensi Lintas Sektor dan Program untuk Intervensi Stunting dengan mendaulat Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Pengembangan Daerah sebagai Leading sektor penanganan Stunting di Kabupaten Pinrang.

Selain Bappelitabangda, Dinas Kesehatan dan OPD yang ikut terlibat dalam penanganan Stunting ini adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pinrang.

Melalui inovasi ini, Bupati Irwan berharap angka kasus Stunting di Kabupaten Pinrang dapat ditekan bahkan di eleminasi dari Kabupaten Pinrang.

Selain itu, ada inovasi kantong penting yang merupakan upaya pemantauan Stunting di Desa dan Kelurahan lokus Stunting di Kabupaten Pinrang. (ys)